Banyak Peserta CPNS Gagal SKD, Menpan RB Gunakan Sistem Rangking

3548

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Sipil (Kemenpan RB) mengakui banyak peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang gagal lolos. Oleh karena itu, sistem rangking akan diberlakukan.

Menpan RB, Syafruddin mengatakan, banyak peserta yang tidak lolos tes seleksi kompetensi dasar (SKD) karena ambang batas minimal yang disyaratkan untuk lolos (passing grade) yang tinggi. Hal ini, kata dia, karena passing grade dinaikkan dari tahun sebelumnya.

“Jadi kita bisa bayangkan kalau 3,5 juta kalau hanya sekitar 8 persen misalnya pasti banyak yang gugur kalau dibuka passing grade-nya banyak yang lulus. Mana kala tidak cukup nanti di 283.000, kita akan ambil rangking di bawahnya,” kata dia di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, kemarin.

Syafruddin menyebut, kenaikan passing grade dilakukan karena pemerintah ingin mencari sumber daya manusia (SDM) yang terbaik untuk menjadi abdi negara. Dengan begitu, menurutnya, tidak ada yang salah saat menetapkan passing grade yang begitu tinggi.

“Passing grade tinggi. jadi banyak yang jatuh ya memang gitu jadi dari tahun ke tahun passing grade kita selalu perbaiki atau naikkan tiap tahun sekarang lebih tinggi dari tahun lalu supaya kita dapatkan yang lebih kompetitif, kalau tidak dinaikkan nanti bisa jadi enggak bagus, jadi kalau dinaikkan kita bisa dapet SDM yang lebih bagus dan profesional,” ucapnya.

Mantan Wakil Kepala Polri itu mengatakan, kebutuhan formasi CPNS tahun ini yang mencapai 238 ribu harus terpenuhi. Tahun depan, pemerintah juga akan kembali membuka formasi CPNS sekitar 250 ribu.

“Untuk tahun depan sekitar hampir 250 ribu dan tentu kita pertimbangkan kemampuan terutama kemampuan keuangan negara,” ujarnya.

Sumber: inews.id

Komentar Pengunjung